Oleh : Fredrik Dandel, ST (Mantan Sekretaris Kecamatan Siau Barat Selatan)
Tulisan di bawah ini, merupakan tulisan pada group FB Kecamatan Siau Barat Selatan pada 18 Agustus 2020 saat penulis masih menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan Siau Barat Selatan.
Kampung Makoa adalah salah satu dari tujuh kampung yang terletak di wilayah Kecamatan Siau Barat Selatan, Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, dan Biaro (Sitaro). Kampung ini berada pada ketinggian sekitar 265 meter di atas permukaan laut (dpl), memberikan pemandangan alam yang menawan dengan udara yang sejuk. Wilayah Kampung Makoa memiliki luas sekitar 3 hektar yang sebagian besar dikelilingi oleh alam yang asri dan gunung-gunung yang mempesona.
Secara geografis, Kampung Makoa diapit oleh beberapa gunung yang membentuk lanskap alam yang khas. Di sebelah selatan terdapat Gunung Totonbulho dan Gunung Katuntungan/Gumahe, sementara di sebelah utara menjulang Gunung Pangilorong, yang dikenal dengan pemandangan alamnya yang indah. Sementara itu, di sebelah timur, Kampung Makoa berbatasan dengan Lembah Kampung Sawang, dan di sebelah barat daya berbatasan dengan Lembah Kampung Laghaeng. Keunikan geografis ini menjadikan Kampung Makoa kaya akan potensi alam dan wisata.
Untuk mencapai Kampung Makoa, terdapat beberapa akses yang dapat digunakan. Dari arah Kecamatan Sitimsel, perjalanan dapat dilakukan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat melalui pertigaan Pasar Sawang Bandil. Alternatif lain adalah melalui Kampung Laghaeng, meskipun jalannya hanya dapat dilalui dengan kendaraan roda dua. Namun, akses ini hanya disarankan bagi mereka yang memiliki keberanian serta kendaraan dengan kondisi yang layak dan memenuhi standar keselamatan, mengingat medan yang cukup menantang.
Kampung Makoa memiliki sejumlah prasarana yang mendukung kehidupan sosial dan ekonomi masyarakatnya. Di antaranya adalah Kantor Kampung yang menjadi pusat administrasi, serta Kantor MTK (Majelis Tertinggi Kampung) yang berfungsi untuk mendukung kegiatan pemerintahan dan adat. Tersedia juga Poskesdes (Pos Kesehatan Desa) yang memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, serta SD GMIST Sinai yang menjadi sarana pendidikan bagi anak-anak. Selain itu, terdapat pula PAUD yang menyediakan pendidikan dini bagi generasi penerus.
Dalam hal keagamaan, Kampung Makoa memiliki empat gereja yang menjadi pusat ibadah bagi umat Kristiani di kampung ini. Gereja-gereja tersebut adalah KGPM Sidang Torsina, GMIST Bukit Karmel, GPRY Bukit Zaitun, dan GMIST Sinai. Kehadiran gereja-gereja ini juga mempererat tali persaudaraan antarwarga Kampung Makoa dalam menjalankan kehidupan spiritual mereka.
Fasilitas olahraga juga tersedia dengan adanya Lapangan Bola berukuran 45 meter x 35 meter yang digunakan untuk kegiatan olahraga dan rekreasi. Kampung Makoa juga dilengkapi dengan dua unit Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) yang menyediakan pasokan air bersih bagi masyarakat, serta Bumkam Sentosa Makoa yang tidak hanya mengelola air bersih tetapi juga memiliki satu unit mobil penumpang yang siap melayani masyarakat dalam berbagai kegiatan transportasi.
Sejak dipimpin oleh Bapak Husein Lerah yang saat ini menjabat sebagai Kapitalau, Kampung Makoa telah mengalami perkembangan pesat. Beliau telah memimpin kampung ini selama tiga periode berturut-turut, sekitar 13 tahun, dengan visi dan dedikasi yang tinggi untuk kemajuan kampung. Di bawah kepemimpinan beliau, berbagai infrastruktur dan fasilitas publik telah diperbaiki dan dikembangkan, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Makoa.
Geliat pembangunan yang terus berlanjut di Kampung Makoa telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastuktur dasar lainnya. Masyarakat Kampung Makoa kini semakin sadar akan pentingnya kerjasama untuk mencapai tujuan bersama, yang tercermin dalam semboyan kampung mereka, #Makoabersamasiibarsel. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, Kampung Makoa yakin dapat mewujudkan visi Sitaro Hebat yang lebih maju dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya.
Foto di bawah ini menunjukkan gambaran Kampung Makoa yang diabadikan oleh penulis saat kunjungan perdana di Kampung Makoa, bersama Camat Siau Barat Selatan Ibu Meyske Gahagho, SH, Kapitalau Tanaki Bpk. Dikson Labang, Kapitalau Kapeta Bpk. Ronald Rentandatu, Kapitalau Talawid Bpk. Stendly Sambalai, Kapitalau Mahuneni Bpk. Terri Dandel serta Kapitalau Batusenggo Bp. Eldat Manoi dimaksud sebagai wujud kebersamaan dan simpati kepada Bapak Kapitalau Makao Husein Lerah yang beberapa waktu sebelumnya mengalami sakit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar