Kamis, 20 Februari 2025

Pelantikan Kepala Daerah Terpilih 2025-2030

Kamis, 20 Februari 2025. Hari ini menjadi momentum penting bagi perjalanan politik Indonesia, dengan pelantikan Kepala Daerah terpilih yang dilaksanakan secara serentak. Pelantikan tersebut dilaksanakan oleh Presiden Republik Indonesia, Yang Mulia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikoesoemo, di Istana Negara, Jakarta. Acara bersejarah ini dihadiri oleh 961 Kepala Daerah yang terdiri dari 33 orang Gubernur, 33 orang Wakil Gubernur, 363 Bupati, 362 Wakil Bupati, 85 Walikota, dan 85 Wakil Walikota, yang secara simbolis melakukan Kirab dari Monas menuju Istana Presiden. Sebelumnya, pada hari Rabu, 19 Februari 2025, para Kepala Daerah ini telah mengikuti Gladi Bersih untuk memastikan kelancaran proses pelantikan.

Di antara para Kepala Daerah yang dilantik, hadir pula dua sosok penting yang akan memimpin Provinsi Sulawesi Utara selama lima tahun ke depan, yakni Gubernur Bapak Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay. Keduanya akan menahkodai Provinsi Nyiur Melambai, yang dikenal dengan kekayaan budaya dan potensi alamnya, mulai tahun 2025 hingga 2030. Tidak kalah penting, hadir pula Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Ibu Chyntia Inggrid Kalangit, SKM, dan Bapak Heronimus Makainas, SE, MM, yang akan memimpin Negeri 47 Pulau ini untuk periode yang sama, 2025-2030. Mereka diharapkan dapat mengemban amanah dengan penuh dedikasi demi kemajuan daerah yang mereka pimpin.

Pelantikan secara serentak ini menjadi tonggak sejarah dalam perjalanan pemerintahan Indonesia. Baru pertama kali dalam hampir 80 tahun, seluruh Kepala Daerah di seluruh Indonesia dilantik pada hari yang sama, mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang semakin solid, serta komitmen untuk mempercepat pembangunan di setiap daerah di Tanah Air.

Dalam arahannya seusai pelantikan, Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Datuk Seri H. Prabowo Subianto, mengingatkan para Kepala Daerah yang baru dilantik akan tanggung jawab besar yang kini mereka emban. “Saudara dipilih, Saudara adalah pelayan rakyat, Saudara adalah abdi rakyat. Saudara harus membelah kepentingan rakyat, Saudara harus menjaga kepentingan rakyat kita, Saudara harus berjuang untuk perbaikan hidup mereka. Itu adalah tugas kita, itu adalah tugas kita,” tegas Presiden dalam amanat singkatnya. Ia juga menambahkan bahwa meskipun para Kepala Daerah ini berasal dari latar belakang yang berbeda, baik dalam hal partai politik, agama, maupun suku, kita tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Walaupun kita mungkin berasal dari partai yang berbeda-beda, dari agama yang berbeda-beda, dari suku yang berbeda-beda, tapi kita telah lahir dalam keluarga besar Nusantara, keluarga besar Republik Indonesia, keluarga besar Merah Putih, keluarga besar Bhineka Tunggal Ika, kita berbeda-beda tapi kita satu,” lanjut Prabowo, menegaskan pentingnya persatuan dalam keberagaman.

Sebagai penutup, Presiden mengajak seluruh Kepala Daerah untuk mengabdi dengan sepenuh hati kepada rakyat. "Marilah kita mengabdi kepada rakyat kita, berjuang yang terbaik untuk rakyat kita," ujarnya. Beliau juga mengingatkan bahwa dalam waktu dekat, para Kepala Daerah akan mengikuti Retreat yang akan diselenggarakan oleh Menteri Dalam Negeri di Magelang, sebagai sarana untuk memperkuat sinergi dan kerjasama antar pemimpin daerah.

Pelantikan ini bukan hanya sekadar seremoni, namun juga merupakan pengingat bagi semua yang terlibat untuk tetap berjuang keras demi mewujudkan kesejahteraan rakyat, mewujudkan pembangunan yang merata, dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh pelosok Indonesia. (FD).






Tidak ada komentar:

Posting Komentar