Kondisi bukunya agak Kumal, dan terkesan kurang diperdulikan, mungkin karena sedikit sekali orang yang tertarik membaca buku seperti ini. Pustakawan pun menaruhnya hanya pada rak buku yang paling belakang, diantara buku2 lainnya yang senasib, bukan pada deretan rak buku Budaya atau sejenisnya. Meskipun demikian harus diakui bahwa buku ini masih tercatat dalam indeks buku milik Perpusda Maluku, sehingga dapat diketahui masih ada, bahkan terdapat 2 buku.
Yang membuat saya tertarik akan buku tersebut, adalah karena isinya yang juga membahas tentang Adat Istiadat Daerah Sangir Talaud, yang memang diakui sangat sedikit dieksplorasi dan dieksploitasi hingga menjadi sebuah buku bacaan maupun referensi bagi yang membutuhkannya. Salah satu adat yang masih membekas dalam ingatan saya, yang tertulis dalam buku ini adalah tentang tatacara adat "dumaleng u wera" yakni upacara adat peminangan atau biasa juga disebut "maso minta". Praktek mana, ketika masih kanak-kanak, saya menjadi saksi mata akan keberadaanya yang khas. Yang sekarang telah bergeser nilai keasliannya.
Hampir setahun yang lalu, tepatnya pada 25 Juli 2022, saya akhirnya mendapatkan buku ini, setelah mensearchnya di Aplikasi Belanja on line Shopee. Kemudian meminta bantuan anak saya yang Sulung di Jakarta untuk memesannya dan mengirimkannya kepada saya. Maklum untuk memesan buku dari Shopee ke Siau, tidak segampang dari Lazada. Disamping masa itu belum ada agen untuk Shopee di Siau, Ongkirnya juga cukup mencolok. Tapi apa mau dikata, hanya di Shopee lah keberadaan buku ini dapat ditemukan, itupun stoknya sangat terbatas, hanya 1.
Hmmmmmm..... Semoga buku ini dapat kembali naik cetak, sebab saya yakin masih diperlukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar